Skip to main content

Posts

Showing posts with the label persahabatan

Kabar hujan di tengah malam

Belum kering gerimis tengah malam hangat tom yam atau bumbu kari menyelimuti gorengan tipis, seperti gerimis di tengah malam kapan lalu singkat kata terbaca buat apa lelaki di dunia, sekedar pelengkap wanita kupercaya sebaliknya belum kering gerimis tengah malam tipis, seperti tangis yang mengiris sampai hilang tersesap manis

Titik kosong

Sesaat semua terasa mudah memang, lama diri ini terasah dengan ribuan masalah sampai akhirnya kebosanan membawa lelah Tujuan, katakan selamat datang memanjang tenang slalu Tak lupa di akhir lupakan ragu karena memang tak ada bimbang Dan dunia selalu berputar membawakan setiap titik kehidupan pada akhir masa, agar kita tak lupa bahwa bijaksana tak selalu berteman dengan usia sesaat, kosong. datangkan kehilangan panjang menyerah pasrah kalah dan pulang tusukkan pedang panjang perlahan sudah terbiasa jiwaku dengan kegelapan sesuatu yang tak bisa dikatakan nyaman tapi, di sana aku tenang. pelan-pelan berlari menghilang sampai kembali harapan kau berikan sesaat, bahagia lantas berujung pedih terbiasa tak usah kau tanya, sudah kuduga bahwa hati ini bukan milik siapa di antara jalan bercabang masa depan kubertanya, apa yang kau cari di sana teman, penuntun jalan, imam? di saat sholat malam? dan aku pun tersadar belum lama luka ini hilang belum lama perasaa...

Sang Ratu: Person of the year 2011

Dalam hati, sulit sebenarnya untuk menggambarkan seseorang yang bisa dikatakan benar-benar mempengaruhi kisah saya di tahun 2011. Sempat mencoba menuliskan sebuah nama, namun justru itu membuka luka lama. Kami berdua sama-sama terluka. Dan saya sendiri sadar, kami berdua masih mencoba untuk percaya, bahwa tali yang terlanjur saling mengikat, pelan-pelan diurai dan kemudian dirangkai menjadi sebuah rajutan dengan bentuk yang berbeda. Di saat yang sama, saya sangat mencintai, sekaligus benci. Justru karena saya sayang kepadanya. Lantas, saya mencoba untuk melihat kembali. Seseorang yang pantas untuk saya cantumkan namanya di dalam tulisan ini. Seseorang yang mungkin diam-diam tak tahu bahwa terkadang ia mampu menopang isi kepala, sekaligus beban yang tersimpan di dalam dada. Tetap mengingatkan ketika tubuh ini nyaris terbang, menjadi air di saat amarah membakar merah, atau kemudian mengajak berbincang di kala hati ini bimbang. Saya tak tahu, apa yang ada di kepalanya, dan apa yang ia bay...

Ruang Hampa

Jarang sepertinya buatku tuk bicara terbuka soal siapa yang ada di hati ini. Secara terbuka. Cukup melihat dan tahu bahwa orang itu ada. Sekedar meraba-raba, entah kapan mulainya, kapan berakhirnya. Mungkin sebagian besar hanya melihat dari kejauhan, dan bertanya, siapa. Jujur, tak banyak pengalaman yang bisa kukatakan. Aku senang untuk menikmatinya sendiri. Merasakan bagaimana hidup terasa nyaman disaat seseorang datang dan kemudian duduk di samping ruang hati ini. Dan semuanya bermula sebagai teman, karena buatku, mengejar seseorang tanpa ada perasaan nyaman untuk dikenal, sekedar permainan tanpa tujuan. Bisa berakhir kapan saja, bukan karena tak nyaman, namun karena ada peraturan yang dilanggar. Semua tampak indah di awal. Semua berawal oleh perasaan nyaman sebagai teman. Karena benar, sebuah hubungan buatku bukan sekedar senang-senang. Mencoba tuk membagi dan mengerti apa yang kelak akan kulalui. Yah, dan akhirnya semua itu berhenti. Masing-masing dengan cerita berbeda. Ada yan...

Malam ini

Sudah jam 10 lebih 20 menit waktu aku terbangun malam ini. Setelah rapat Komunitas Jogja Je, aku memang sempat baring-baring di Kamar Belakang Sekretariat Yayasan yang menaungi komunitas ini. Hari ini aku benar-benar capek. Tapi dibilang capek banget juga nggak. Maklum, hari ini dapat kerjaan yang nggak berat-berat amat. Cuma duduk dan bercuap-cuap selama 5 jam. Menjaga stand informasi beasiswa untuk mahasiswa baru yang herregistrasi UM UGM. Aku dapat jatah buat jaga tanggal 21 dan 23. Dapetnya shift siang. Begitu bangun, aku langsung cek hp. Ada 4 sms masuk. Salah satunya dari teman baikku sejak SMA. Ia memberitahu kalau sudah ada di Kontrakan. beberapa jam sebelumnya ia memang sudah bilang akan menginap. Segera aku bangkit dan menuju garasi. Di ruang depan sempat basa-basi sebentar dan berpamitan dengan beberapa senior. Aku beralasan mau mengerjakan tugas saat mereka bertanya kenapa tidak menginap saja. Sesampai di kontrakan, ia menanyakan Aris, teman SMA kami yang lain. Bi...

OR

Jam menunjukkan angka 11 malam saat aku nulis note ini. Baru aja selesai beresin basecamp bulaksumur pos tercinta. Agak capek memang (what the hell!) tapi lega rasanya udah menyelesaikan tugas secara tidak langsung. Menyortir berkas pendaftaran, tes tertulis, dan tes wawancara. Dari Ikrom udah diberesin sang Manikrom, Yana and the gank. Produksi fifty-fifty lah. Divisi yang aku beresin sendiri Cuma Litbang sama Redaksi. Litbang mah enak, divisi sendiri dan jumlahnya ga sedikit. Redaksi paling banyak. Total sekitar 50an. Lebih mungkin. Tapi seenggaknya malam ini aku udah bisa tidur dengan tenang. Sedikit melepaskan tugas. Tugas kali ini punya judul bernama tim open recruitment awak bulaksumur pos.Open recruitment biasanya dikerjain sama anak tahun pertama menginjak tahun kedua.Tim open recruitment awalnya berjumlah 7 orang. Dari litbang ada aku ma Syefi. Produksi ada Vian sama Mufid. Redaksi diisi oleh Nindy ma Nining. Dan terakhir tak lupa, Agung Mardiko dari Ikrom. Di tim ini aku di...

kapan kau kan kembali

"Jangan pernah menjadikan sahabatmu sebagai pacar" Kalimat ini sering kita denger dari temen kita. Mendingan pacaran sama orang yang ga kita kenal sama sekali daripada pacaran ma temen or sahabat. pacaran ma sobat sendiri itu menurut gua sendiri cukup bikin ga enak. Mungkin enak kalo kita pacaran sama orang yang kenal banget ma kita, ngertiin kita, kita tahu dia siapa, dan lain-lain. Taoi semua keindahan itu akan hilang begitu sebuah permasalahan mencuat di antara persahabatan itu sendiri. gua ada beberapa alasan mengapa pacaran ma sahabat itu rada ga enak luka yang ditinggalkan sahabat lebih dalam daripada luka yang ditinggalkan orang asing. Dan itu akan lebih parah kalo kita sering ketemu. Mau nggak mau. Persahabatan bisa aja nggak hanya 2 orang. Persahabatan itu rangkaian dengan teman yang lain juga. Begitu ada yang terputus, yang lain juga terganggu. Selain itu, persahabatan rentan untuk menimbulkan rasa suka. Bisa aja sobat kita dalam kelompok itu juga menyena...