Tsunami, Gunung Berapi meletus, Gempa. Bangsa Indonesia pernah merasakan semuanya. Untuk Jogja sendiri, Gempa dan letusan Merapi adalah fenomena alam yang biasa terjadi. terakhir 2006. Dan seketika semua seolah menjadi sadar. Semua berdoa. Semua bersatu. Terbukti, sebenarnya kita masih punya hati. Semua setidaknya masih mau mengingat tuhan ketika ketakutan seperti ini disebarkan. Meskipun kita tidak tahu apakah mereka yang menyatakan simpati, benar-benar dari lubuk hati yang terdalam. Cuma tuhan yang tahu Kita juga tidak tahu, dimanakah kelak nasib Mbah Maridjan dan juga 15 wartawan yang tewas setelah mereka datang ke dunia sana. Mereka berkerja dan kemudian Tuhan menurunkan cobaannya. Benarkah itu cobaan Tuhan? Bukan berarti saya tidak mengakui tuha, tetapi, seolah ketika semua mengatasnamakan tuhan, persoalan dibiarkan seolah selesai. Cukuplah berdoa, dan menyatakan simpati, kemudian tidak ada langkah pasti. Itulah kekurangan bangsa ini. Apa-apa larinya ke Tuhan, permasalahan inti di...