Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2012

Dear Cahaya

Dear cahaya... Malam ini aku melihatmu sembunyi. Tertutup oleh kabar bahagia untuk satu asa. Untukmu sendiri, dan aku tahu, ia hanya akan berikan bayang-bayang tak bersisa, untukku. Maka kucoba tuk melihat lagi, barangkali ada secercah pelita dari cerita lainnya

Perputaran

Selama ini aku hanya bisa berputar. Mengembalikan apa yang pernah terlewati ke titik dimana ia berasal, dan kemudian memulai sebuah lingkaran yang baru. Namanya juga berputar, ia hanya akan terus berjalan dengan lintasan yang sama, sembari terus menatap pada satu titik penumpu. Terus seperti itu. Dan lingkaran ini akhirnya berhenti ketika titik itu hilang. Berbeda dengan orang lain yang cenderung memilih jalur lurus di dalam hidupnya. Mereka bisa memilih untuk statis, mendaki, atau terus turun. Setidaknya mereka bisa melihat jauh ke depan. Menyaksikan setidaknya titik di ujung sana masih bisa tertangkap oleh mata. Sementara aku, cenderung melihat ke sana kemari mencari sesuatu yang bisa kukelabui. Mengelabui diri sendiri bahwa memang itu yang kucari. Dan pada akhirnya, ada satu garis yang memaksa masuk ke dalam lingkaran. Awalnya hanya satu. Kemudian garis itu bertambah. Kemudian lingkaran milikku terbagi. Dengan titik-titik berbeda. Terkadang keluarga. Ada Kalanya agama. Juga cita-cit...

DOA (Dead Or Alive)

Ada gelisah juga perasaan resah Dikala bimbang belenggu hatiku yang makin hitam Tanpa jawaban atas sebuah pertanyaan Dan kini kuragu karena kutaktahu akan arti malu Pernah kulihat mentari di sebuah pagi Berikan harap juga sebuah janji suci Tuk menopang semua angan juga mimpi Dan kini ia hilang di saat engkau pergi Tak hanya sekali kuterjerat putus asa Kehilangan teman juga seseorang yang kupercaya Kemana mereka di saat ku nyaris mati Mengapa tak ada ketika kumencoba bunuh diri Mencoba tuk berdiri menggapai sesuatu yang pasti Meski kutahu nyeri dada terasa semakin pilu Tak ingin lagi kutenggelam dalam pekat malam Meski tak tahu kemana takdir ku akhirnya menuju Pernah ku pergi menghilang dalam sepi Sekarat sejenak bermandikan pisau karat Seribu malaikat berkata tak berharga ku mati Berikan sebuah jalan tuk melangkah bertobat Sekali lagi kubertanya pada seribu pendeta Kemana kupergi ketika akhirnya ku mati Bukan neraka atau surga yang kupinta Sekedar jawaban untuk apa kuberdoa. Mungkin ke...