berharap jadikan ingatan layaknya debu
Begitu mungil sampai tak sadar tersapu oleh waktu
Jalani hidup apa adanya, bukan dusta dan pura-pura
Tapi entah mengapa Tuhan berikan kertas putih
Terlukis oleh kuas berjuta warna kehidupan
Tuk ditempel dalam dinding ruang ingatan
hitam akhirnya kau pilih hilangkan semua perih
agar tak menafikan hidup dosa pernah tercipta
atau putih suci seperti layaknya hati bermula
biarkan sebuah awal ada di titik hati tanpa rasa
tapi sekarang aku hanya sejenak melepaskan perlahan
sampai kau tahu arti sebuah hidup yang kuberikan
Comments
Post a Comment