Pagi ini bangun dengan badan yang kedinginan. Sialan, nginap di Maguwo ternyata betul-betuk dingin. Padahal masih jogja. Orang kalo tidur jarang pake baju karena kepanasan. Ini nggak. Bis sholat subuh gua langsung pulang ke kos. Entar masih ada ujian kenaikan sabuk taekwondo. Nggak nyangka di tengah jalan berubah pikiran. Sepeda motor dialihkan ke Internet hasil, Warnet yang lumayan terkenal cepat koneksinya di deket kos. Ngupload foto, edit fs, trus cari ebook 5 cm. ga ada. Dapetnya malah lagu kepompongnya sindentosca, juga ebook ga jelas yang bercerita tentang cinta. Setelah berkutat dengan fs, ternyata ada comment-comment yang belum di approve. Lumayan terharu juga ternyata daku ini banyak juga yang perhatian. Setelah dua jam pas internet ria, cabut. Baru sadar kalo nggak bawa dompet. Tas ma hape jadi jaminan deh. Karena keburu-buru, kamar dijadikan kapal pecah pas mau nyari seragam taekwondo dll. Takutnya telat. Sikat gigi, trus cuci muka pake biore, trus cabut. Sampe di yonif (Ujiannya di sarang tentara) kaya orang bego mutar-muter. Akhirnya ketemu rombongan sabuk putih. Dititipin tas. Tak berapa lama, sabuk kuning strip pun datang. Nunggu giliran, trus anak-anak sabuk putih gantian jagain tas-tas kita. Gila, ujiannya lumayan bikin cape. Mana belum sarapan lagi. Banyak juga yang lupa taegeuk. Hendri salah satunya. Pelajaran moral! Latihan jangan Cuma setor uang ma tampang.Berangkat jam 8, trus pulang jam 11. lama juga. Jangan dikira langsung nyantai. Masih latihan drama prancis mpe jam dua. Mana Adi pake acara ngilangin teks prancis lagi. Habis itu, balik, makan, mandi, sholat, bobo.trus, merencanakan kerjaan berikutnya.
Ngerti artinya oportunis? Kalo kita buka kamus Merriam Webster, dikatakan oportunis itu... "seseorang yang memanfaatkan kesempatan tanpa terlalu mengindahkan prinsip dan konsekuensi" Yah, kurang lebih saya juga berfikir hal yang sama. Sampai suatu hari, saya menemukan sebuah buku. Penulisnya Albert Mensah. Judulnya? Cari sendiri Ia mengatakan hal lain mengenai oportunis... "Seseorang yang tahu bahwa ada banyak kesempatan di mana-mana untuk membuat impiannya menjadi kenyataan" Dua definisi tersebut berasal dari kata yang sama. Tapi kesan yang diberikan mampu membuat orang yang membacanya menjadi orang yang berbeda. Begitulah... " Semua orang bisa melihat, tapi berapa yang memperhatikan" "Masalah bagi satu orang, bisa jadi adalah kesempatan" Jujur, saya aslinya ga terlalu suka dengan motivator. Tak jarang, untuk menjadi positif, orang dengan hati-hati memilih untuk tidak memasuki ruang gelap hati manusia yang memungkinkan m...
Comments
Post a Comment