Untukmu tak ada benci yang mampu hapuskan rindu. Setia melangkah dalam hitamnya kehidupan dan juga gelapnya mata hati ini. Dan mungkin, memang inilah yang terbaik. Bangunkanku dari tidur panjang, akan kisah indah tanpa derita.
Maaf jika terang terlalu lama datang. Sesal selalu tersisa. Tapi, semua ini akan terasa sia-sia jika akhirnya berhenti begitu saja. Sudahlah, aku senang melihat kau tersenyum disana. Setelah tetes hitam, perlahan kutinggalkan dilubuk hatimu di penghujung petang.
Kuharap, peluk itu masih bisa kurasakan. Hangat dan membawaku tertidur dengan tenang. Semua akan berputar bersama waktu, dan di saat itu, semoga kita bisa bertemu. Seperti saat pertama kali kita bertemu. Dengan siapapun kelak, semoga bahagia yang terus kau rasa. Terima kasih...
Comments
Post a Comment