Skip to main content

INTERNATIONAL LIBERALISM


Liberalisme merupakan paham yang menuntut dan mengijinkan adanya kebebasan dalam ekonomi dan politik serta mendukung adanya perubahan di dalam struktur sosial, politik dan agama secara bertahap. Liberal Internationalisme sendiri dapat dikatakan sebagai paham yang mendukung adanya perubahan, namun pendekatan yang dipakai adalah dari dalam keluar terhadap hubungan internasional. Maksudnya, unsur-unsur di dalam sebuah negara menentukan penampilan luar. Secara sederhana dapat dikatakan ideolgi sebuah neara menentukan kebijakan luar negeri sebuah negara.

Kaum Liberal menganggap bahwa Ideologi Liberal merupakan ideolgi yang paling ideal di dunia. Mengapa? Mereka beralasan bahwa Liberalisme mendukung terjadinya dunia yang damai. Ideologi yang lain dianggap akan membuat dunia menjadi tidak damai. Alasannya adalah perang. Perang menurut Kant, Rosseau, dan Codben ada karena pemerintahan yang berbasis militer dan tidak demokratis. Pemerintahan seperti itu dianggap hanya mementingkan kepentingan pribadi pihak yang berkuasa. Pemerintah bebas untuk mengambil keputusan berperang tanpa harus tergantung kepada suara warga negaranya. Di situlah kaum liberal menganggap ideologi selain liberal sangat memunginkan terjadinya perang.

Kaum Liberal sangat yakin bahwa sebenarnya tidak ada manusia yang menginginkan perang. Seandainya pemerintah mengambil keputusan berdasarkan keputusan rakyatnya, maka sangat mungkin rakyat lebih memilih untuk tidak berperang. Ideologi yang memungkinkan rakyat memberikan suaranya adalah Liberalisme. Jadi, perdamaian di dunia akan terlaksana apabila Liberalisme tersebar di seluruh dunia.

Namun, hal ini tentu tidak serta merta dapat mengurangi terjadinya perang. Perang pada dasarnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan nasional. Salah satu alasan mengapa munculnya perang di abad 15 adalah penutupan Konstantinopel oleh Turki Ottoman. Sekarang, hal itu dapat diantisipasi dengan dilakukannya perdagangan bebas. Hal ini disebabkan oleh; 1. perdagangan bebas akan memperluas hubungan antarnegara dan mempererat persaudaraan dan pemahaman antarnegara. 2 ditinjau dari teori comparative advantage, perekonomian akan lebih baik jika sudah tercapai nasionalisme dan kebutuhan intern yang sudah terpenuhi. 3. perdagangan bebas akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dan mengurangi konflik.

Hal lain yang diperhatikan adalah Secret Diplomacy dan Balance of Power. Secret Diplomacy adalah diplomasi yang dilakukan oleh beberapa pihak yang memiliki kekuatan di dalam sebuah negara dengan rahasia. Mereka melakukan diplomasi secara rahasia dan menggunakan cara yang tidak langsung seperti pertukaran budaya, pendidikan dan cara lainnya. Sedangkan balance of power adalah antisipasi sebuah negara terhadap kekuatan negara lain. Sebuah negara akan memutuskan untuk menekan negara lain apabila negara tersebut memiliki kekuatan berimbang atau kemampuannya di bawah negara lain, maka negara tersebut akan bertahan atau menjaga kedudukannya agar tidak ditekan negara lain. Biasanya kekuatan sebuah negara dilihat dari seberapa besar kekuatan militer yang dimilikinya.

Sejak masa Bright dan Cobdean, kaum liberal memandang Balance of Power sebagai aspek yang paling merusak dalam Secret Diplomasi karena tidak dapat memberikan kepercayaan terhadap kepentingan manusia. Untuk mewujudkan pandangan dunia, kaum liberal ingin mengganti rezim otokrasi dengan rezim yang berbasis akuntabilitas dan nilai demokrasi. Namun, usaha ini memiliki kendala untuk mewujudakn perubahan ini, yaitu balance of the power system yang membantu rezim berbau tirani.

Salah satu fakta yang dianggap kaum liberal sebagai gagalnya pemerintahan dengan ideologi selain Liberal adalah runtuhnya Uni Soviet. Runtuhnya Uni Soviet turut mengakhiri perang dingin di dunia. Menurut Fukuyama (The End of History) dunia pasca Perang Dingin akan jauh lebih damai: tanpa perang dan meningkatnya kerjasama antar negara-negara bangsa serta terwujudnya kemakmuran, kesejahteraan dan kestabilan sosial, ekonomi dan politik.

Comments

Popular posts from this blog

Oportunis

Ngerti artinya oportunis? Kalo kita buka kamus Merriam Webster, dikatakan oportunis itu... "seseorang yang memanfaatkan kesempatan tanpa terlalu mengindahkan prinsip dan konsekuensi" Yah,  kurang lebih saya juga berfikir hal yang sama. Sampai suatu hari, saya menemukan sebuah buku. Penulisnya Albert Mensah. Judulnya? Cari sendiri   Ia mengatakan hal lain mengenai oportunis... "Seseorang yang tahu bahwa ada banyak kesempatan di mana-mana untuk membuat impiannya menjadi kenyataan" Dua definisi tersebut berasal dari kata yang sama. Tapi kesan yang diberikan mampu membuat orang yang membacanya menjadi orang yang berbeda. Begitulah... " Semua orang bisa melihat, tapi berapa yang memperhatikan"  "Masalah bagi satu orang, bisa jadi adalah kesempatan" Jujur, saya aslinya ga terlalu suka dengan motivator. Tak jarang, untuk menjadi positif, orang dengan hati-hati memilih untuk tidak memasuki ruang gelap hati manusia yang memungkinkan m...

Rough Report Pasar Percontohan Cokro Kembang Klaten

Pasar Cokro Kembang merupakan salah satu pasar tradisional di Jawa Tengah yang menjadi proyek percontohan dari Kementrian Perdagangan. Diresmikan pada tanggal 12 Januari 2012, Cokro Kembang diarahkan menjadi salah satu pasar wisata ke depannya. Tidak jauh dari Pasar tersebut, terdapat sebuah pemandian yang cukup terkenal di Klaten, yaitu Pemandian Cokrotulung. Berada di Desa Daleman, Cokro Kembang dapat dicapai dengan menggunakan angkuta dari kota Kecamatan Delanggu, atau dengan kendaraan pribadi lewat jalur Klaten Boyolali. Kondisi pasar sendiri sebenarnya cukup bersih, apik dan tertata rapi. Hanya saja, pedagang dan pengelola di sana relatif pasif dalam pengelolaannya. Mereka seolah hanya menjalankan apa yang diinstruksikan oleh pemerintah. Hal ini kemudian membuat keadaan pasar relative stagnan dan tidak banyak perubahan. Terlihat dari kondisi tempat parkir yang kurang tertata. Tidak ada parkir khusus mobil, sehingga mau tak mau harus diparkir di jalur perlintasan pasar. Padahal jal...

Beda sisi sama-sama basi

Okeh, kita tahu kalau logo di atas itu logonya komunis. Palu arit. Apakah kemudian saya mendukung komunisme dengan mencantumkan logo tersebut di blog? Sampai hari ini saya belum tahu. Sejujurnya saya sendiri mulai apatis dengan segala bentuk ideologi yang dibicarakan. Camkan, IDEOLOGI YANG DIBICARAKAN. Saya sendiri tidak buta, tentang bagaimana isu komunisme, dan kejadian mbah saya sendiri yang hampir menjadi korban pembantaian, dan di sisi lain, ada orang-orang yang ternyata menjadikan momentum 65 sebagai pintu meraih keuntungan. Bisa dilihat bagaimana kemudian di film Jagal ( Act of Killing)  premanisme seakan dilegalkan diam-diam. Mengapa sampai sekarang saya mencari jalan tengah? Kalau disimak, ideologi seringkali sekedar berhenti di warung kopi. Cukup sampai di situ. Saya belum banyak melihat bagaimana kemudian sistem mengijinkan orang-orang dengan frontal hidup sesuai idealismenya. Di Indonesia sendiri, komunisme membuat banyak orang buta terhadap perbedaan ...