Skip to main content

Trend setter dunia musik

Entah sejak kapan band dengan nama kuburan ini keluar, yang jelas tahu-tahu salah satu klip mereka,Lupa-lupa (tapi ingat) jadi salah satu lagu yang cukup sering dimainkan di radio. Awal-awal sempet ngira, ini bukan nama band metal ya? sampai akhirnya ngeliat sendiri dan kaget. Halah-halah, emang kreatif, asik dan seger.

Kekhawatiran segera muncul dalam hati. Apakah mereka hadir dilayar kaca untuk kali ini saja? Di saat orang-orang mulai bosan dengan lagu pop melayu yang mereka sindir habis-habisan di lagu lupa-lupa (tapi ingat).

Leee mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Leee bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo

[*]
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuman ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuman ingat kuncinya

[**]
C A minor D minor ke G ke
C lagi A minor D minor ke G ke
C lagi A minor D minor ke G ke
C lagi

Back to [*] [**]

C A minor D minor Ke G ke
C lagi A minor Demi moore ke C
Ke C lagi D minor ke G ke C lagi A minor D minor ke G ke C lagi A minor D minor Ke G Ke C lagi A minor D minor ke G ke C lagi

Nah abis dari C kita kemana nih,
Sudahlah kita ke C lagi saja (ke C lagi) jangan pusing-pusing
Tau nih kayaknya ke C lagi aja (ke C lagi) jangan ngikutin teruslah
Berantakan ini yang dapet (ke C lagi)
Ey yang bener udahlah ganti ini
Ke C lagi ke c lagi (ke C minoor)


Kalo mau dirunut, nama besar kuburan itu ga instant. Mereka telah lebih dulu malang melintang di dunia indie. kalaupun baru sekarang masuk tv, yah mungkin karena keputusan mereka aja gitu.

Kenapa kok tahu-tahu posting soal kuburan?

Aku rasa, banyak yang masih ingat sama kemunculan kangen band

Mau tahu, berapa sih yang sebenarnya seneng ma band ini secara musik? Maksudnya dari aliran, gaya maen juga. Ga banyak kan? Tapi kenapa akhirnya malah booming. mungkin karena justru dicaci maki orang malah pada penasaran, dan klop aja karena emang dasarnya orang kita suka. Tapi membuat penikmat musik sejati sengsara. lalu bermunculanlah band dengan kualitas 3 kunci dilayar kaca. Ngetop sebentar, lalu tenggelam. Band instant kalo dibilang. Kangen band sendiri? dipikir-pikir, mereka pantas terkenal setelah puas bermandikan caci maki dan hujatan. Mereka mau mendengar dan akhirnya memutuskan, bertahan dengan ideologi mereka. its ok. no pain no gain.

Itu tadi contoh dari kangen band yang berjuang. lalu kuburan kenapa? Ada isu kalo mereka mau membubarkan diri dan memberi kesempatan buat regenerasi band berikutnya. Yang dididik dan emang disiapkan buat mewarnai musik indonesia. Kekhawatiran yang muncul adalah,ketika melihat kesuksesan kangen band banyak yang ikutan, terasa akan ada gelombang latah buat ngikutin kuburan band. Sudah terlihat mbah-mbah nyanyi ga jelas malah terkenal. Sakit nie kuping. Sampai akhirnya tv dan radio mati perlahan.cukup puas dengan situs-situs underground dan my space
Artinya,cacimaki bagi kangen band dulu bukan hanya sebuah ungkapan ketidaksukaan. Hal ini hanyalah sebuah uji coba dan filter bagi band lainnya.sebuah seleksi industri agar band jelek ga muncul.Kalo satu band jelek muncul dan sukses, dapat dipastikan akan banyak band kacangan instant siap dibeli. Efek domino.
Selain itu, audisi band tahunan cukup menambah rumit persoalan industri musik di negri ini. ga masalah kalo mereka memang akhirnya ngasih warna yang berbeda. tapi akankah mereka kuat bertahan seandainya dukungan dari sponsor ga mereka dapatkan

Comments

Popular posts from this blog

Oportunis

Ngerti artinya oportunis? Kalo kita buka kamus Merriam Webster, dikatakan oportunis itu... "seseorang yang memanfaatkan kesempatan tanpa terlalu mengindahkan prinsip dan konsekuensi" Yah,  kurang lebih saya juga berfikir hal yang sama. Sampai suatu hari, saya menemukan sebuah buku. Penulisnya Albert Mensah. Judulnya? Cari sendiri   Ia mengatakan hal lain mengenai oportunis... "Seseorang yang tahu bahwa ada banyak kesempatan di mana-mana untuk membuat impiannya menjadi kenyataan" Dua definisi tersebut berasal dari kata yang sama. Tapi kesan yang diberikan mampu membuat orang yang membacanya menjadi orang yang berbeda. Begitulah... " Semua orang bisa melihat, tapi berapa yang memperhatikan"  "Masalah bagi satu orang, bisa jadi adalah kesempatan" Jujur, saya aslinya ga terlalu suka dengan motivator. Tak jarang, untuk menjadi positif, orang dengan hati-hati memilih untuk tidak memasuki ruang gelap hati manusia yang memungkinkan m...

Rough Report Pasar Percontohan Cokro Kembang Klaten

Pasar Cokro Kembang merupakan salah satu pasar tradisional di Jawa Tengah yang menjadi proyek percontohan dari Kementrian Perdagangan. Diresmikan pada tanggal 12 Januari 2012, Cokro Kembang diarahkan menjadi salah satu pasar wisata ke depannya. Tidak jauh dari Pasar tersebut, terdapat sebuah pemandian yang cukup terkenal di Klaten, yaitu Pemandian Cokrotulung. Berada di Desa Daleman, Cokro Kembang dapat dicapai dengan menggunakan angkuta dari kota Kecamatan Delanggu, atau dengan kendaraan pribadi lewat jalur Klaten Boyolali. Kondisi pasar sendiri sebenarnya cukup bersih, apik dan tertata rapi. Hanya saja, pedagang dan pengelola di sana relatif pasif dalam pengelolaannya. Mereka seolah hanya menjalankan apa yang diinstruksikan oleh pemerintah. Hal ini kemudian membuat keadaan pasar relative stagnan dan tidak banyak perubahan. Terlihat dari kondisi tempat parkir yang kurang tertata. Tidak ada parkir khusus mobil, sehingga mau tak mau harus diparkir di jalur perlintasan pasar. Padahal jal...

Beda sisi sama-sama basi

Okeh, kita tahu kalau logo di atas itu logonya komunis. Palu arit. Apakah kemudian saya mendukung komunisme dengan mencantumkan logo tersebut di blog? Sampai hari ini saya belum tahu. Sejujurnya saya sendiri mulai apatis dengan segala bentuk ideologi yang dibicarakan. Camkan, IDEOLOGI YANG DIBICARAKAN. Saya sendiri tidak buta, tentang bagaimana isu komunisme, dan kejadian mbah saya sendiri yang hampir menjadi korban pembantaian, dan di sisi lain, ada orang-orang yang ternyata menjadikan momentum 65 sebagai pintu meraih keuntungan. Bisa dilihat bagaimana kemudian di film Jagal ( Act of Killing)  premanisme seakan dilegalkan diam-diam. Mengapa sampai sekarang saya mencari jalan tengah? Kalau disimak, ideologi seringkali sekedar berhenti di warung kopi. Cukup sampai di situ. Saya belum banyak melihat bagaimana kemudian sistem mengijinkan orang-orang dengan frontal hidup sesuai idealismenya. Di Indonesia sendiri, komunisme membuat banyak orang buta terhadap perbedaan ...