Lompat...lompat...Hap...hap...hap...
ke kanan, ke kiri
Satu garis panjang tergores
Tanah kering, sedikit debu
batu itu terlempar
Sejenak melihat, ia sendiri
Gadis kecil itu, di tengah halaman sekolah
Sampai seseorang datang menghampiri
"Kata yang sama seperti kemarin?"
"Di waktu yang sama"
mereka kemudian duduk bersama
sekedar melihat dunia dalam lembaran
buku-buku ibu guru
kecil berhati besar
"nama saya nina"
"nama saya budi"
berceloteh sekian lama
melupakan arti penjara identitas
karena seragam dalam menilai
Pintu gerbang tertutup
lambaian tangan bersahutan
Sekarang ibu guru main sendirian
Bermain dalam pikiran
Anaknya tidak lulus kemarin
Ibu guru menahan sedih
Karena mimpi tak selalu teraih
Comments
Post a Comment