Dalam mentari pagi hangat menjelang
Mengajak burung kecil bernyanyi dengan ramainya
Sedikit embun di daun menguap
Menghilang perlahan seakan terbang
Lalu malang datang
Menghilangkan selimut kebahagiaan dalam Sejenak
Membuat segenap jiwa sembunyi
Dalam ketakutan akan tuhan
Serasa selamanya akan hidup
Dengan kegelapan
Tapi bukan siapapun yang bertanggung jawab
Akan kesendirian yang sekarang ada
Karena tugas sebagai makhluk tuan sudah selesai
Selamat tinggal
Terkadang mengajak kita berjalan
Ke jalanan di masa lalu
Merenungkan
Akan arti jejak langkah di belakang
Serta bayang-bayang
Rasa cinta yang tulus
Untuk segenap jerit tangis dan ratapan
Di atas batu nisan
Comments
Post a Comment