Mungkin perlahan suaraku membosankan dan datar
Namun, semua ini berarti ketika dingin menggetarkan
Menunggu ransum ke dalam jiwa yang kering
Hanya untuk menerima belaian dari kasarnya ibu pertiwi
Dan semua
Tetap membuatmu hina
Karena bayang sang kaya
Dan miskin tak berharga
Disini aku marah untuk semua sampah
Yang hanya bisa pasrah ketika mereka kalah
Disini kuhanya bisa menangis ketika jiwamu beranjak tipis
Dalam hidup kejam mendekap segenap tragisnya nasib
Comments
Post a Comment