Musik tak kenal usia. Yup, beruntunglah sekarang dengan mudahnya musik-musik dari berbagai zaman dan genre bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Praktis, tidak harus keluar uang banyak (untuk peralatan dan kemasan) dan kapanpun kita butuh, tinggal setel. Hatipun tak perlu gelisah karena salah putar lagu. Nggak tahu musik yang kita dengarkan, tinggal dicek via internet.
Dari sekian banyak kemudahan itu, ada sebuah pendapat yang sering muncul di antara penikmat musik. Mereka yang mencoba terlihat berbeda, terbawa mereka yang terlihat berbeda, dan mereka yang mencoba terlihat sama. Mainstream dan antimainstream. Di satu sisi memilih untuk berpihak karena merasa paling bijak. Di sisi lain, dasarnya memang nggak tahu jenis musik lain, atau tahu, tapi malas repot terperangkap dalam perdebatan panjang. Dan ada juga yang bisa lebih objektif, mendengarkan tanpa harus berpihak.
Tapi diantara itu semua, setidaknya banyak yang sepakat, jikalau musisi jaman dulu lumayan menyenangkan untuk dikulik dan didengarkan. Mereka yang bisa bertahan dan kemudian terdengar gemanya sampai jaman sekarang. Saya hanya membayangkan, apakah musik di zaman sekarang kelak juga akan sama ceritanya dengan musik-musik jaman dulu. Bertahan, dan membuat orang-orang mampu berharap pada suasana hati yang menyenangkan. Dengan berbagai macam bentuknya.
Dari sekian banyak kemudahan itu, ada sebuah pendapat yang sering muncul di antara penikmat musik. Mereka yang mencoba terlihat berbeda, terbawa mereka yang terlihat berbeda, dan mereka yang mencoba terlihat sama. Mainstream dan antimainstream. Di satu sisi memilih untuk berpihak karena merasa paling bijak. Di sisi lain, dasarnya memang nggak tahu jenis musik lain, atau tahu, tapi malas repot terperangkap dalam perdebatan panjang. Dan ada juga yang bisa lebih objektif, mendengarkan tanpa harus berpihak.
Tapi diantara itu semua, setidaknya banyak yang sepakat, jikalau musisi jaman dulu lumayan menyenangkan untuk dikulik dan didengarkan. Mereka yang bisa bertahan dan kemudian terdengar gemanya sampai jaman sekarang. Saya hanya membayangkan, apakah musik di zaman sekarang kelak juga akan sama ceritanya dengan musik-musik jaman dulu. Bertahan, dan membuat orang-orang mampu berharap pada suasana hati yang menyenangkan. Dengan berbagai macam bentuknya.
Comments
Post a Comment