Seperti mereguk air laut. Ya, itu yang saya rasakan. Semakin menjelang pintu kelulusan (semoga secepatnya amiiin) semakin banyak saya melihat dunia nyata. Meskipun memang belum lulus pun sedikit banyak kaki ini sempat menginjakkan separuh langkah di dunia itu. Dunia kerja. Tapi entah mengapa, rasanya berbeda dengan beberapa teman lainnya.
Mungkin memang benar ini hanya perspektif. Semoga. Tentang bagaimana sudut pandang ini berada di tengah. Masih bisa melihat ke sebagian semangat masa lalu di belakang, juga melihat ke depan. Mencoba tetap realistis, sembari menyisakan jiwa idealis, tanpa menjadi pragmatis. Tak menjadi mereka yang sekedar mencari pencapaian, tak juga sekedar bergelung dengan teori praktis tanpa ada bukti.
Comments
Post a Comment