Kita berbicara lewat mata
ketika kau sedih, muram, juga kecewa
berikan satu pelukan hangat kelak semuanya
semoga sirna
aku tak ingin kau hanyutkan air mata
selalu tetes kesedihan pergi
kau berkata lewat mata
pancarkan kebahagiaan
matahari pun enggan bersinar
terikkan hari saat damai sejukkan
hati tanpa jiwa
milikku
kau pergi tanpa berkata
cukup tersenyum dan menutup mata
selamanya, tertidur selamanya
dan dingin tetap saja tinggal
untuk kugenggam, sampai kelak
resah ini musnah
ketika kau sedih, muram, juga kecewa
berikan satu pelukan hangat kelak semuanya
semoga sirna
aku tak ingin kau hanyutkan air mata
selalu tetes kesedihan pergi
kau berkata lewat mata
pancarkan kebahagiaan
matahari pun enggan bersinar
terikkan hari saat damai sejukkan
hati tanpa jiwa
milikku
kau pergi tanpa berkata
cukup tersenyum dan menutup mata
selamanya, tertidur selamanya
dan dingin tetap saja tinggal
untuk kugenggam, sampai kelak
resah ini musnah
Comments
Post a Comment