Mama, aku ingin menangis
tapi aku malu, karena aku lelaki
pantang bagitu untuk tersedu sedan
kemudian semua datang berikan pelukan
Mama aku ingin menangis
aku lupa berapa lama kita tak bersua
membagi cerita pada siapa kutitipkan cinta
sementara, kau selalu bertanya apa kabar aku disana
Mama aku ingin menangis
hari ini aku pulang membawa bahagia
memandang jauh pembaringan di masa kecil dulu
sudah ada kau tidur selamanya di sana
Mama aku tak ingin lagi berhenti menangis
sudah tak kuat lagi bahagia ini menahan
deras laju kesedihan ketika akhirnya kau hilang
padahal aku membawa seribu bukti aku ada
Mama aku tak ingin lagi menangis
cukup aku tahu bahwa Tuhan akan berikan surga
juga kenangan saat kau tinggalkan dunia
titipkan doa pada sang maha kuasa
tapi aku malu, karena aku lelaki
pantang bagitu untuk tersedu sedan
kemudian semua datang berikan pelukan
Mama aku ingin menangis
aku lupa berapa lama kita tak bersua
membagi cerita pada siapa kutitipkan cinta
sementara, kau selalu bertanya apa kabar aku disana
Mama aku ingin menangis
hari ini aku pulang membawa bahagia
memandang jauh pembaringan di masa kecil dulu
sudah ada kau tidur selamanya di sana
Mama aku tak ingin lagi berhenti menangis
sudah tak kuat lagi bahagia ini menahan
deras laju kesedihan ketika akhirnya kau hilang
padahal aku membawa seribu bukti aku ada
Mama aku tak ingin lagi menangis
cukup aku tahu bahwa Tuhan akan berikan surga
juga kenangan saat kau tinggalkan dunia
titipkan doa pada sang maha kuasa
Comments
Post a Comment